ANUGERAH BADAN PUBLIK 2021, WAPRES MINTA KI PUSAT BERKOLABORASI KAWAL KETERBUKAAN INFORMASI

Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin meminta Komisi Informasi (KI) Pusat berkolaborasi bersama pemerintah untuk terus mengawal pelaksanaan keterbukaan Informasi Publik di tanah air. Hal itu disampaikannya saat menyerahkan anugerah Badan Publik (BP) untuk peringkat Informatif yang dilaksanakan oleh Komisi Informasi (KI) Pusat 2021, Selasa (26/10/2021).

Penyerahan anugerah terhadap hasil monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan keterbukaan Informasi Publik di 337 BP, dilaksanakan secara hybrid di Bekasi dan melalui zoom meeting dan channel live youtube official KI Pusat (https://youtu.be/CVyi9o3HBl0). Wapres juga mengapresiasi KI Pusat yang telah mengawasi pelaksanaan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) terhadap BP Negara maupun BP selain Negara demi untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas penyelenggara negara.

Disampaikannya bahwa KIP dilakukan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pngelolaan pemerintahan yang transparan. “ Monev dapat meningkatkan kinerja BP sehingga saya sampaikan selamat BP yang telah mendapat anugerah Informatif,” katanya menjelaskan.

Ia juga meminta agar BP meningkatkan pelayanan Informasi Publik kepada masyarakat melalui fasilitas transformasi digital sehingga prinsip cepat, biaya murah dan tepat waktu dapat dipenuhi oleh BP. Menurutnya, adanya pelayanan Informasi Publik yang baik maka dapat meningkatkan kepercayaan masyarakt terhadap pemerintah.

Wapres juga menyambut baik adanya peningkatan KIP dari seluruh peringatkat BP meski dalam masa pandemic Covid-19. Menurutnya, laporan KI Pusat memastikan adanya peningkatan yang signifikan dari BP yang masuk peringkat Informatif sebanyak 83 BP sementara tahun lalu baru 60 BP yang Informatif.

Ia meminta kepada seluruh pimpinan BP dapat lebih meningkatkan pelaksanaan KIP pada masing-masing BP yang dipimpinnya. Menurutnya pelaksanaan KIP dapat terus meningkat atas dukungan dan komitmen dari pimpinan BP.

Sementara Ketua KI Pusat Gede Narayana menyampaikan terimakasih atas dukungan Presiden dan Wakil Presiden RI yang sangat besar dalam upaya menyukseskan pelaksanaan keterbukaan Informasi Publik di tanah air. Menurutnya, hasil dari pelaksanaan KIP melalui monev BP akan disampaikan kepada Presiden RI dan melaporkan ke DPR RI sebagaimana perintah Undang-Undang 14/2008 tentang KIP.

Disampaikannya bahwa, bukan hanya BP peringkat Informatif yang meningkat, namun juga terjadi peningkatan BP peringkat Menuju Informatif dan BP Cukup Informatif. Ia juga menyatakan gembira karena BP pada posisi Kurang Informatif dan Tidak Informatif sudah menurun jika dibandingkan tahun 2020.

Selain itu, ia menyampaikan bahwa sejak 11 tahun berdiri KI Pusat baru tahun ini dilaksanakan Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP). Ia mengatakan ada perbedaan metodologi pelaksanaan IKIP dan Monev namun kedua sama-sama memotret pelaksanaan KIP di Indonesia.

Gede Narayana juga mengingatkan agar BP yang sudah Informatif tidak cepat berpuas diri, justru terus jadikan pelaksanaan KIP sehingga menjadi budaya untuk tata kelola pemerintahan yang baik. “Seluruh stakeholders perlu terus gelorakan keterbukaan informasi publik, yang sudah informative terus meningkatkan pelayanan keterbukaan informasi, sementara yang kurang Informati dapat terus meningkatkan pelayanan agar menjadi Informatif,” katanya menjelaskan.

dari data prosentasi, patut apresiasi yang konsisten dan juga memperbaiki, termasuk yang kurang informative, KIP terus mendorong. Kualifikasi bukan nilai BP, KIP BP memberikan manfaat kepada masyarakat, tx seluruh pimpinan BP semoga KIP semakin berkualitas dan memberikan manfaat bagi bangsa dan negara, tx dukungan semua dan mohon Wapres memberikan anugerah kepada BP Informatif.

Penanggungjawab Monev KI Pusat Cecep Suryadi menyatakan penganugerahan monev KIP tahun ini tergolong istimewa karena bersamaan dengan itu KI Pusat telah menyiapkan buku Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik. “Buku ini diharapkan bisa memberi gambaran lebih lengkap mengenai pelaksanan Monev Badan Publik sejak pertama kali diselenggarakan 2011-2021 sehingga bisa menjadi referensi bagi publik dan Badan Publik yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai pelaksanaan monev oleh KI Pusat,” katanya menjelaskan.

Menurutnya, penyusunan buku telah berlangsung sejak September 2021 dan diharapkan bisa selesai pertengahan November 2021. Ia menyebutkan bahwa buku terdiri dari lima bagian yaitu pengenalan keterbukaan Informasi Publik, peran dan fungsi KIP, Keterbukaan Informasi Badan Publik, Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik, Pelaksanaan Monev dari masa ke masa, Monev di masa pandemi, dan tantangan dan masa depan KIP.

Daftar BP yang memperoleh peringkat Informatif:
A. KEMENTERIAN

NO NAMA BADAN PUBLIK Kualifikasi
1 Kementerian Pertanian Informatif
2 Kementerian Kominfo Informatif
3 Kementerian Parekraf Informatif
4 Kementerian PUPR Informatif
5 Kementerian Dalam Negeri Informatif
6 Kementerian Ketenagakerjaan Informatif
7 Kementerian Keuangan Informatif
8 Kementerian Desa, PDTT Informatif
9 Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Informatif
10 Kementerian Luar Negeri Informatif
11 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Informatif
12 Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Informatif
13 Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Informatif
14 Kementerian Kelautan dan Perikanan Informatif
15 Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Informatif
16 Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Informatif
17 Kementerian Badan Usaha Milik Negara Informatif
18 Kementerian Pendidikan,Kebudayaan, Riset dan teknologi Informatif
19 Kementerian Perdagangan Informatif
20 Kementerian Perhubungan Informatif
21 Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Informatif
22 Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Informatif
23 Kementerian Sekretariat Negara Informatif
24 Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Informatif

B. PEMERINTAH PROVINSI
NO NAMA BADAN PUBLIK Kualifikasi
1 Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Informatif
2 Pemerintah Provinsi Aceh Informatif
3 Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat Informatif
4 Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Informatif
5 Pemerintah Provinsi Riau Informatif
6 Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Informatif
7 Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur Informatif
8 Pemerintah Provinsi Bali Informatif
9 Pemerintah Provinsi Banten Informatif
10 Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Informatif

C. LEMBAGA NEGARA DAN LEMBAGA PEMERINTAH NON KEMENTERIAN

NO NAMA BADAN PUBLIK Nilai Akhir Kualifikasi
1 Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia Informatif
2 Dewan Perwakilan Rakyat RI Informatif
3 Arsip Nasional Republik Indonesia Informatif
4 Bank Indonesia Informatif
5 Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Informatif
6 Badan Pengawas Obat dan Makanan Informatif
7 Komisi Yudisial Informatif
8 Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Informatif
9 Lembaga Administrasi Negara Informatif
10 Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan Informatif
11 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Informatif
12 Mahkamah Konstitusi RI Informatif
13 Badan Pusat Statistik Informatif
14 Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Informatif
15 Sekretariat Kabinet Informatif
16 Badan Pemeriksa Keuangan RI Informatif

D. LEMBAGA NON STRUKTURAL
NO NAMA BADAN PUBLIK Nilai Akhir Kualifikasi
1 Badan Pengawas Pemilihan Umum Informatif
2 Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam Informatif

E. BADAN USAHA MILIK NEGARA
NO NAMA BADAN PUBLIK Nilai Akhir Kualifikasi
1 PT Kereta Api Indonesia (Persero) Informatif
2 PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) Informatif
3 PT LEN Industri (Persero) Informatif
4 Perum Jasa Tirta II Informatif
5 PT Pertamina (Persero) Informatif
6 PT Angkasa Pura I (Persero) Informatif
F. PERGURUAN TINGGI NEGERI
NO NAMA BADAN PUBLIK Nilai Akhir Kualifikasi
1 Universitas Airlangga Informatif
2 Universitas Negeri Padang Informatif
3 Universitas Padjadjaran Informatif
4 Universitas Gadjah Mada Informatif
5 Universitas Indonesia Informatif
6 Institut Pertanian Bogor Informatif
7 Institut Teknologi Bandung Informatif
8 Institut Teknologi Sepuluh Nopember Informatif
9 Universitas Negeri Malang Informatif
10 Universitas Islam Negeri Walisongo Informatif
11 Universitas Syiah Kuala Informatif
12 Universitas Brawijaya Informatif
13 Universitas Bangka Belitung Informatif
14 Universitas Negeri Yogyakarta Informatif
15 Universitas Jenderal Soedirman Informatif
16 Universitas Udayana Informatif
17 Universitas Sriwijaya Informatif
18 Universitas Pendidikan Indonesia Informatif
19 Universitas Sumatera Utara Informatif
20 ISBI Bandung Informatif
21 Universitas Tidar Informatif
G. PARTAI POLITIK
NO NAMA BADAN PUBLIK Kualifikasi
1 Partai Demokrat Informatif
2 Partai Gerindra Informatif
3 Partai Nasdem Informatif
4 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Informatif

About Author

Connect with Me:

Leave a Reply