Kemenkominfo Bersama KSP Luncurkan Aplikasi “10RumahAman”


Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Kantor Staf Presiden (KSP) meluncurkan aplikasi “10 Rumah Aman” yang dapat didownload di smartphone (HP/handphone) sebagai salah satu upaya pencegahan pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Peluncuran aplikasi itu dilakukan secara bersama-sama oleh Kepala KSP Moeldoko dengan Menkominfo Johnny G Plate dalam acara jumpa pers di Jakarta, Selasa (31/03/2020), yang dilaksanakan secara daring (dalam jaringan) di Youtube secara live streaming.

Menurut Moeldoko aplikasi “10 Rumah Aman” merupakan aplikasi yang dirancang berbasis komunitas dan diharapkan akan menciptakan efek berantai dari sepuluh rumah yang bertetangga guna memutus penyebaran Covid-19 dalam sebuah lingkungan Rukun Tetangga (RT) diseluruh Indonesia. Ia mengatakan aplikasi ini diharapkan mampu dijalankan secara efektif sejalan dengan kebijakan Stay at Home untuk melumpuhkan penyebaran Covid-19.

Ia mengatkaan langkah yang dilakukan melalui aplikasi diharapkan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat di Tanah Air mulai dari desa, kabupaten, kota, hingga provinsi dan ibukota. “Penggunaan aplikasi ini perlu dukungan pimpinan daerah dan pihak-pihak terkait,” tegasnya.

Sementara itu, di tempat berbeda Menteri Kominfo Johnny G Plate menyampaikan bahwa pihaknya mendukung KSP dalam mengembangkan aplikasi “10 Rumah Aman” dengan menggunakan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang menghubungkan data berbasis peta dan lingkungan sekitar melalui perangkat telepon seluler dan terhubung dengan platform media sosial.

Ia mengatakan penggunaan aplikasi “10 Rumah Aman” yang diluncurkan ini bermuatan kearifan lokal bangsa Indonesia yang memiliki sifat gotong royong sehingga aplikasi ini dapat mengoptimalkan pencegahan Covid-19 melalui teknologi Artificial Intelligence. Dengan demikian komunitas 10 rumah bertetangga dapat saling membantu memeriksa secara mandiri menggunakan alat diagnosis berbasis AI dan melihat peta untuk menghindar dari paparan Covid-19.

Selain itu, menurutnya aplikasi ini juga dapat mengontrol untuk memastikan bahwa seluruh masyarakat tetap berada di dalam rumah untuk bekerja, belajar, dan beribadah di rumah, sebagai bentuk saling mengingatkan dan menjaga agar selalu dalam keadaan sehat dan baik dengan menjaga jarak aman (social/physical distancing).

Lima fitur yang bisa dimanfaatkan pengguna aplikasi 10 Rumah Aman, antara lain pengukuran suhu berkala, berbagi masakan/makanan, inspirasi hidup sehat, periksa mandiri dan update peta sebaran individu berdasarkan suhu tubuh normal atau di atas normal. Selain itu, aplikasi 10 Rumah Aman juga menyediakan informasi terbaru setiap saat agar setiap orang merasa nyaman ketika berada di rumah.

Bahkan menurutnya, komunitas dalam 10 rumah dapat menggunakan aplikasi “10 Rumah Aman” untuk toko daring (dalam jaringan) yang menjual kebutuhan sehari-hari dengan harga resmi tanpa ada permainan harga, misalnya bahan makanan dari para petani dari Rego Pantes dari 8Villages, Sayur Box dan TaniHub, konsultasi kesehatan dari Prixa, program edutech dari Cakap, obat-obatan dan alat kesehatan dari Kimia Farma, Mediv-Kimia Farma, Alfa Group, Alfamind, DAV, serta konten kolaborator dari anak negeri yaitu WIR Group, Compro, DISRUPTO dan Kennedy Voice Berliner. (Laporan/foto: Karel Salim)

About Author

Connect with Me:

Leave a Reply