KI PUSAT GELAR BIMTEK PENYUSUNAN PUTUSAN AJUDIKASI SEKALIGUS MELAKUKAN SUMPAH KEPADA PANITERA DAN PANITERA PENGGANTI


Lembaga Negara Komisi Informasi (KI) Pusat RI melaksanakan kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) mengenai penyusunan putusan ajudikasi non-litigasi melibatkan empat ahli hukum dari Badan Litbang Diklat Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung RI selaku Narasumber. Bimtek dibuka oleh Ketua KI Pusat Gede Narayana bersama Komisioner Bidang PSI Arif Adi Kuswardono selaku penanggungjawab kegiatan yang sudah berlangsung dua kali ini, didahului laporan dari Sekretaris KI Pusat Munzaer diwakili Koordinator APPS Sukarni Lestari di The Mirah Hotel Bogor, Rabu-Jumat, 29 Sep – 1 Okt 2021.
Usai kegiatan Bimtek Penyusunan Putusan Ajudikasi yang diikuti oleh KI Provinsi/Kabupaten/Kota langsung dilaksanakan pengambilan sumpah terhadap Panitera dan Panitera Pengganti (PP). Panitera KI Pusat adalah Sekretaris KI Pusat MH Munzaer bersama seluruh PP diambil sumpah oleh Ketua KI Pusat disaksikan Komisioner KI Pusat dan KI Daerah.
Menurut Gede Narayana, sejak berdirinya KI Pusat tahun 2009, baru sekarang ini dilaksanakan sumpah terhadap Panitera dan PP sehingga KI Daerah juga perlu segera melaksanakan sumpah terhadap Panitera dan PP agar keberadaan Panitera dan PP dalam persidangan dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dan bertanggungjawab. Sumpah dan pakta integritas bagi Panitera dan PP, menurutnya dapat meningkatkan kualitas putusan dari persidangan sengketa informasi di KI seluruh Indonesia.
Namun yang juga sangat penting dalam meningkatkan kualitas putusan, ia mengatakan adalah tentang cara penyusunan putusan yang baik dari persidangan sengketa informas di KI Pusat dan KI Daerah. Untuk itu, menurutnya peran para ahli hukum dari pusdiklat MA yang terdiri dari Pahala Simanjuntak, SH MH, Dr Asra SH MH, Achmad Dimyati SH MH, dan Bambang Heryanto SH MH sebagai Narasumber dalam Bimtek Penyusunan Putusan sangat besar dalam meningkatkan kemampuan MK.
Selain memberikan materi tentang penyusunan putusan, pembuatan berita acara persidangan, Narasumber juga menggelar simulasi persidangan agar efektif dalam membuat putusan sengketa informasi. Para peserta Bimtek dari KI Pusat dan KI Daerah tampak bersemangat mengikuti seluruh rangkaian bimtek hingga selesai karena peserta merasakan adanya tambahan ilmu dalam upaya sidang penyelesaian sengketa informasi publik.
Sementara PJ Bimtek Penyusunan Putusan Arif A Kuswardono menyampaikan bahwa sangat diperlukan adanya anatomi putusan yang baik dalam setiap persidangan sengketa informasi sehingga diperlukan peningkatan pengetahuan dari seluruh Majelis Komisioner baik di KI Pusat maupun di KI Daerah. Ia juga mengatakan bahwa adanya pengambilan sumpah terhadap Panitera dan Panitera Pengganti di lingkungan KI Pusat menunjukkan keseriusan dalam meningkatkan kualitas putusan sidang sengketa informasi. (Laporan/Foto: Karel Salim)

About Author

Connect with Me:

Leave a Reply