KI Pusat Siapkan Pelayanan Informasi untuk Penyandang Disabilitas


Komisi Informasi (KI) Pusat sedang mempersiapkan pelayanan informasi bagi para penyandang disabilitas di Indonesia. Hal itu untuk menjamin hak para penyandang disabilitas mendapatkan akses informasi dengan baik.
Ketua Komisi Informasi (KI) Pusat, Gede Narayana mengatakan, terkait pelayanan informasi untuk para penyandang disabilitas tersebut, Plt. Sekretaris KI Pusat Bambang Sigit Nugroho pada, Selasa (23/4) telah menggelar rapat khusus membahas persiapan pelayanan informasi publik bagi kepentingan penyandang disabilitas.
Rapat yang digelar di ruang rapat lantai 2 Gedung Utama Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menghadirkan 18 organisasi disabilitas nasional.
Sementara itu, Bambang Sigit Nugroho mengatakan telah menerima banyak masukan tentang sistem dan metode yang perlu disediakan pada aplikasi pelayanan informasi bagi penyandang disabalitas. Kepada perwakilan 18 organisasi disabilitas tersebut, Bambang mengatakan, akan menindaklanjuti sejumlah masukan tersebut untuk dibahas lebih lanjut di KI Pusat, termasuk perlunya partisipasi badan publik sebagai penyedia informasi publik.
Menurutnya, KI Pusat ingin menjamin akses informasi bagi penyandang disabilitas dengan baik. Sebab mendapatkan akses informasi publik merupakan hak dasar yang dijamin Undang-Undang bagi seluruh warga negara, termasuk disabilitas.
Untuk mewujudkan semua itu, kata Bambang, KI Pusat akan menjalin kerjsama dengan Ditjen Aptika dan Ditjen IKP Kemenkominfo. Harapannya, proses pelaksanaan pelayanan akses informasi publik bagi disabilitas berjalan lancar.
Sejumlah organisasi disabilitas yang diundang dalam pertemuan tersebut, Yayasan Cheshire Indonesia, Young Voices Indonesia, DPP Persatuan Tuna Netra Indonesia, Perhimpunan Jiwa Sehat dan PPUA. Selain itu, Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia, Dimas Prasetyo Muharam Karya Tuna Netra, Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia dan Gerakan Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia.
Berikutnya, Perkumpulan Penyandang Disabilitas Fisik Indonesia, Yayasan Mitra Netra, Yayasan Penyandang Anak Cacat, Jakarta Barrier Free Tourism, Disabled Motorcyle Community, Mimi Institute, Thisable, Nasional Olimpic Commite, Yayasan Difabel Mandiri Indonesia, Kemendikbud Kartunet, dan DPP Gerkatin .
Komisi Informasi Pusat akan berusaha untuk menjangkau keterbukaan informasi kesemua lapisan masyarakat sesuai program ” Informasi Untuk Negeri” .(Laporan: Karel Salim/Foto: Abdul Rahman)

About Author

Connect with Me:

Leave a Reply