KPU RI Ajak KI Pusat Cek Ruang Server untuk Keterbukaan Informasi Pemilu


Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman mengajak Komisi Informasi (KI) Pusat mengunjungi dan melihat langsung semua ruang kerja yang termasuk kategori ruang sangat rahasia di Kantor KPU RI Jalan Imam Bonjol 29 Jakarta Pusat pada Jumat (26/04). Salah satu ruangan yang ditunjukkan Arief kepada Komisioner KI Pusat Bidang Litbang dan Dokumentasi Romanus Ndau Lendong dan Komisioner KI Pusat Bidang Regulasi dan Kebijakan Publik Muhammad Syahyan adalah ruang server KPU RI.
Menurut Arief banyak kalangan yang mempertanyakan ke KPU tentang tempat penyimpanan server karena disebut penempatan server KPU di Singapura, padahal server ada di Kantor KPU. “Ruangan server KPU ini memang tidak terbuka untuk umum termasuk wartawan karena khawatir server terganggu,” katanya kepada Komisioner KI Pusat.
Setelah berkunjung ruang server kemudian ke ruang pers room dilanjutkan ke ruang lantai 3 ruang operation room sebagai tempat teleconference dengan semua KPU daerah seluruh Indonesia. Setelah itu, Arief mengajak tim KI Pusat ke ruang pengaduan pemilu setelah melalui jalur evakuasi yang tembus ke gedung milik BI yang diserahkan ke KPU.
Peninjauan dan pengecekan ruang operasional KPU yang dipandu langsung Ketua KPU RI itu berakhir di ruang Situng (Sistem Informasi Perhitungan Suara). Tampak di ruang kerja Situng, semua petugas yang berjumlah puluhan orang melaksanakan tugasnya masing-masing untuk meng-input data C1 untuk masing-masing dari 34 Provinsi di Indonesia.
Sementara itu, di ruang pers sejumlah awak media sudah menanti hasil pengecekan yang dilaksanakan oleh tim KI Pusat bersama Ketua KPU. Arief Budiman menjelaskan kepada wartawan bahwa KI Pusat telah melaksanakan pengecekan seluruh ruang operasional KPU guna memastikan semuanya dilakukan secara terbuka.
Komisioner KI Pusat, Romanus Ndau Lendong mengatakan sudah melihat langsung semua ruang operasional KPU terutama ruang server. Menurutnya KPU sudah sangat transparan dalam memberikan informasi pemilu 2019 kepada masyarakat Indonesia.
Ia mengatakan sumber daya yang dimiliki luar biasa sehingga KPU dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Disampaikan bahwa KPUsudah memiliki sistem layanan informasi yang modern yang menggunakan teknologi terbaru sehingga informasi cepat dipantau masyarakat.
Untuk itu, ia meminta kepada seluruh masyarakat agar tidak membuat hoaks mengenai pemilu. “Jika masyarakat yang menemukan adanya kecurangan atau kejanggalan dalam pemilu untuk segera melapor ke KPU,” katanya. (Laporan/Foto: Karel Salim)

About Author

Connect with Me:

Leave a Reply