MK KI Pusat Sarankan Mediasi untuk Penyelesaian Sengketa Informasi Warkah


Majelis Komisioner (MK) Komisi Informasi (KI) Pusat menyarankan kepada para pihak, baik pemohon maupun termohon agar menempuh jalur mediasi dalam sengketa informasi warkah (dokumen yang dijadikan dasar pembuatan akta PPAT) di KI Pusat. Ketua MK Cecep Suryadi beranggotakan Romanus Ndau Lendong dan Arif Adi Kuswardono yang didampingi PP (Panitera Pengganti) Eni Fajar, menyampaikan hal tersebut pada persidangan register 042/X/KIP-PS/2018 antara Annie Sri Cahayani terhadap Kementerian Agraria dan Tata Ruang BPN RI di ruang sidang 1 lantai 1 Kantor Sekretariat KI Pusat Wisma BSG Jakarta, Selasa (16/07).
Dalam persidangan ketiga antara pemohon individu itu dengan termohon BPN RI (BPN Kota Tangerang Selatan dan BPN Kabupaten Tangerang, Banten), kuasa termohon mengatakan telah melakukkan koordinasi BPN Tangsel dan BPN Kabupaten Tangerang untuk mencari informasi warkah yang diminta pemohon. Menurut kuasa termohon, kemungkinan yang dapat memberikan informasi warkah tersebut adalah BPN Kota Tangerang Selatan karena informasinya ada disana.
Hanya disampaikannya bahwa BPN Tangsel hanya memiliki informasi akte peralihan dari Albert Tobing ke IR RM Kunto Wibisono, tapi warkah penerbitan belum ditemukan. Melihat ada titik terang penyelesaikan sengketa informasi, MK menyarankan agar para pihak melakukan mediasi saja agar semua puas karena jika ajudikasi non litigasi kemungkinan ada pihak yang merasa tidak puas. (Laporan: Karel Salim/Foto: Ari Wijaya)

About Author

Connect with Me:

Leave a Reply