PEMBINAAN CIVITAS KI PUSAT 2021: TUMBUH BERSAMA SUPER TIM UNTUK MERAIH KINERJA SUKSES DAN PROFESIONAL


Sekretariat Komisi Informasi (KI) Pusat menggelar kegiatan pembinaan secara interaktif bagi seluruh civitas Lembaga Negara KI Pusat selama tiga hari di kawasan Tamansari Bogor Jawa Barat, Jumat-Minggu (15-17/10/2021). Seluruh civitas Lembaga Negara KI Pusat yang terdiri dari unsur pimpinan 7 Komisioner dan Sekretaris serta para Koordinator, Sub Koordinator, Tenaga Ahli, Asisten Ahli, Staf Bagian Umum, Staf Bagian APPS, dan Staf Bagian Perencanaan termasuk Driver, OB, dan Security tampak bersemangat mengikuti pembinaan yang menghadirkan tim pembinaan dari ESQ Ary Ginanjar dan tim pembinaan dari Lembaga Psikologi Terapan UI.
Pembinaan diawali dengan acara doorprize dan saling tukar kado dari dan untuk seluruh civitas KI Pusat serta hiburan bersama pada hari pertama. Dilanjutkan pada hari kedua, seluruh civitas mendapatkan motivasi dari ASN (Aparatur Sipil Negara) berprestasi sertifikat Menpan-RB Dr Ajeng Arum Sari yang membagi pengalaman selama 12 tahun di LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) yang sekarang dilebur menjadi BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional), kemudian pada hari ketiga pembinaan dilaksanakan kegiatan treking dan hiking (pendakian) ke kaki Gunung Halimun Jawa Barat sambil menikmati Air Terjun Sungai Gunung Halimun.
Dalam sambutannya, Ketua KI Pusat Gede Narayana mengingatkan pentingnya dukungan dari seluruh civitas dalam membangun kinerja yang sukses dan profesional, seperti harus memperhatikan peran dari driver,ob, dan security yang sangat penting. Untuk itu, ia beharap kepada seluruh civitas KI Pusat jangan hanya menganggap kegiatan pembinaan ini hanya formalitas semata.
“Prinsip dari supertim dalam pelaksanaan tugas-tugas di KI Pusat, seluruh civitas harus paham pekerjaan masing-masing secara profesional,” katanya menjelaskan. Disampaikannya pula rasa bangga dan hormatnya terhadap seluruh Komisioner KI Pusat sebagai kolega yang sangat tegar selama empat tahun bersama membangun KI Pusat, hal ini menandakan bahwa seluruh civitas sangat senang bekerja KI Pusat.
Wakil Ketua KI Pusat Hendra J Kede menyatakan sangat terinspirasi dari kelas yang diikutinya mengenai pembinaan manajerial KI Pusat dibina oleh tim Ary Ginanjar yang intinya mengingatkan bahwa jangan pernah menyakiti orang lain apalagi sesama civitas KI Pusat. Namun menurutnya, semua harus berfikir dan berikhtiar bagaimana caranya agar dapat bermanfaat dan membahagiakan sesama civitas KI Pusat dan orang banyak sehingga kehadirannya menggembirakan semua orang.
Adapun Komisioner Bidang Kelembagaan KI Pusat Cecep Suryadi menyampaikan bahwa semua peristiwa dan kejadian yang dialami sudah digariskan oleh Allah, jadi jika mengalami kejadian yang tak terduga pasrahkan saja kepada Allah. Ia meminta maaf kepada seluruh civitas jika selama bertugas sebagai Komisioner KI Pusat pernah marah namun diyakinkan bahwa itu semua tidak pernah dimasukkan ke hati, semua hanya niat baik pimpinan agar kinerja KI Pusat lebih baik lagi, bahkan untuk merasakan kesulitan pegawai dari rumah ke kantor, ia pernah menggunakan ojek online untuk merasakan kesulitan dalam perjalanan.
Komisioner Bidang ASE KI Pusat Wafa Patria Umma menyatakan dalam setiap organisasi pasti selalu ada permasalahan, tugas bersama untuk meminimalkan masalah yang ada. Namun yang lebih penting lagi menurutnya, agar seluruh civitas KI Pusat dapat saling mengingatkan dan saling tolong menolong serta saling menghargai.
Sementara Sekretaris KI Pusat MH Munzaer berharap semoga seluruh pembinaan yang telah dilaksanakan selama tiga hari dapat diimplementasikan untuk perbaikan kinerja di KI Pusat. Ia beharap agar seluruh civitas KI Pusat dapat lebih semangat lagi dalam melaksanakan kewajibannya mendukung target kinerja KI Pusat dengan prinsip saling asah (mengingatkan), asih (mengasihi), asuh (membimbing). Terakhir Koordinator Bidang Umum KI Pusat Nunik Purwanti menyatakan dalam sebuah organisasi seperti KI Pusat maka kemampuan SDM (Sumber Daya Manusia) merupakan unsur terpenting sehingga perlu terus menyalakan semangat kerja SDM dengan prinsip asking and telling yaitu sopan santu dalam bertanya dan memberitahu dalam menyelesaikan pekerjaan di lingkungan civitas KI Pusat. (Laporan : Karel Salim/Foto: Adul)

About Author

Connect with Me:

Leave a Reply