PERINGATAN NUZULUL QURAN, PROF NAZARUDIN: “MARI BICARA BAIK” ADA DALAM ALQURAN


Peringatan hari diturunkannya kitab suci Firman Allah Al Quran yang populer disebut peringatan Nuzulul Quran di kalangan umat Islam telah dilaksanakan dengan baik oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI di pelataran Anantakupa Kemenkominfo, Kamis (29/04/2021) petang sekaligus berbuka puasa bersama seluruh karyawan Kemenkominfo seluruh Indonesia melibatkan Komisi Informasi (KI) Pusat, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan Dewan Pers. Acara yang dibuka oleh Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Dirjen SDPPI) Ismail mewakili Menkominfo Johnny Gerard Plate yang sedang ada tugas penting nasional dari pemerintah, dihadiri Sekjen Kemenkominfo Mira Tayyiba bersama seluruh pejabat eselon I dan II, hadir juga Wakil Ketua KI Pusat Hendra J Kede didampingi Sekretaris KI Pusat MH Munzaer.
Dalam kesempatan itu, Ketua KI Pusat Gede Narayana menyampaikan pesan-pesannya dari rekaman video yang telah disiapkan tim sekretariat KI Pusat yang dipimpin Nunik Purwanti. Ketua KI Pusat mengingatkan pentingnya slogan Mari Bicara Baik sebagai upaya mencegah hoaks dan sebagai pejabat publik diharapkan selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Sementara itu, dalam ceramahnya, Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta Prof Dr KH Nazarudin Umar MA Ph D mengingatkan kembali pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Ia menyatakan sepakat dengan slogan Kemenkominfo ‘Mari Bicara Baik’ yang menandakan penting menyampaikan informasi yang baik dan benar serta tidak bias untuk menghindari pertentangan antara umat beragama.
Bahkan menurutnya, satu-satunya kementerian yang memiliki surat di Al Quran adalah Kemenkominfo, yaitu di surat An Naba yang berarti Berita Besar sehingga sangat istimewa tugas dan fungsi dari kementerian ini untuk menyebarkan informasi dan berita terbaik kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya saling menghormati antara umat beragama di NKRI karena Islam sangat menjunjung tinggi perbedaan sebagaimana disampaikan Allah dalam Al Quran, Laakum Diinukum Walyadin (Bagimu Agamamu Bagiku Agamuku), ayat ini sangat toleran sehingga tidak ada paksaan terhadap Agama Islam. (Laporan/Foto: Karel Salim)

About Author

Connect with Me:

Leave a Reply