SAKSI OJK BERSEDIA MEMBERIKAN INFORMASI DALAM SIDANG ELEKTRONIK DI KI PUSAT


Saksi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan bersedia memberikan informasi yang diminta Pemohon Individu Tengku Mulyadi, sesuai prosedur permohonan informasi ke PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) OJK. Hal itu disampaikan oleh saksi Supriyono (OJK) dalam persidangan secara elektronik yang dipimpin Ketua Majelis Komisioner (MK) KI Pusat Muhammad Syahyan beranggotakan Arif A Kuswardono bersama Cecep Suryadi didampingi Panitera Pengganti (PP) Icha dari ruang sidang 2 Sekretariat KI Pusat lantai 1 Wisma BSG Jakarta Pusat, Selasa (21/07/2020).
Persidangan ajudikasi non litigasi yang dilakukan secara elektronik itu, para pihak hadir secara virtual dari tempat mereka masing-masing termasuk dua saksi dari OJK. Sebenarnya, persidangan ini adalah register 045/IX/KIP-PS/2019 antara Pemohon Mulyadi terhadap Termohon Badan Publik (BP) Kementerian Keuangan RI, pemohon melakukan permintaan informasi ke termohon tentang salinan Peraturan Ketau Bapepam –LK No. Kap-04.BL/2006 dan Keputusan Ketua Bapepam LK No. Kep-159/BL/2007.
Namun, persidangan yang menghadirkan dua orang saksi dari OJK justru saksi menyanggupi untuk memberikan informasi yang diminta pemohon jika Kemenkeu belum memberikan informasi yang diminta pemohon. “OJK memiliki informasi yang diminta oleh pemohon, jika ingin memperoleh dipersilakan meminta ke PPID OJK, dokumennya sudah siap,” katanya menjanjikan.
Meski demikian, pemohon masih belum yakin atas niat baik OJK akan memberikan informasi yang diminta karena sebelumnya, ada rekan pemohon yang sudah pernah melakukan permintaan informasi itu tapi belum diberikan. Untuk itu, MK KI Pusat memutuskan untuk melanjutkan persidangan berikutnya pada 29 Juli 2020 dengan agenda pembacaan putusan.(Laporan/Foto: Karel Salim)

About Author

Connect with Me:

Leave a Reply