Termohon Usul ke KI Pusat Segera Tetapkan Putusan


Termohon dari Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) mengusulkan kepada Majelis Komsioner (MK) Komisi Informasi (KI) Pusat yang dipimpin Romanus Ndau Lendong beranggotakan Arif Adi Kuswardono dan Muhammad Syahyan, agar segera ditetapkan putusan. Hal itu disampaikan oleh kuasa termohon dalam persidangan ketiga di Ruang Sidang lantai 1 Kantor Sekretariat KI Pusat Wisma BSG Jakarta pada Senin (13/05), karena sidang berlarut-larut namun pemohon belum merinci permohonan informasi tambang yang diminta meski sudah diperintahkan oleh MK.
MK pada persidangan sebelumnya telah menyarankan kepada pemohon dari Jatam (Jaringan Advokasi Tambang) agar membuat permohonan informasi yang lebih rinci sehingga mudah dipenuhi oleh termohon. “Permohonan informasi jangan dalam jumlah besar karena dapat mempersulit termohon, lebih baik minta informasi sesuai kapasitas pemohon dalam membuat kajian atas informasi yang diminta,” kata MK.
Usai persidangan, kepada KI Online kuasa pemohon menyatakan berapapun jumlah informasi yang disediakan oleh termohon akan dibayar biaya penggandaannya. “Jatam memiliki 26 simpul di seluruh Indonesia sehingga mampu melakukan kajian secara cepat terhadap informasi yang diterima walaupun dua truk informasi diberikan oleh termohon,” kata kuasa pemohon.
Pemohon meyakinkan bahwa tiga kasus dugaan korupsi tambang bernilai besar hingga ratusan triliun rupiah, yaitu konservasi Tahura Bukit Suharto di Kalimantan Timur, tambang emas di Sulawesi Tengah dan penyalahgunaan kawasan hutan PT Freeport Indonesia sehingga diperlukan informasi ijin tambang yang lebih besar dari termohon guna mengkaji potensi dugaan korupsi lainnya.
Sebelum menutup persidangan, MK sudah memutuskan untuk meminta para pihak, baik pemohon maupun termohon menyampaikan kesimpulan pada sidang 20 Mei dan putusan akan dibacakan pada sidang 27 Mei. (Laporan : Karel Salim/Foto: Abdul Rahman)

About Author

Connect with Me:

Leave a Reply