Sedang Memuat...

KIP Soroti Masalah K3 dalam 3 Proyek antara PUPR terhadap Pemerintah Kota

Diposting oleh

Alkeira

Kategori

Berita Sidang

  • KIP Soroti Masalah K3 dalam 3 Proyek antara PUPR terhadap Pemerintah Kota

Sidang yang diadakan oleh KIP terkait Lembaga Pengembangan Jasa dan Konstruksi Publik dengan Kementerian PUPR  dipimpin oleh Ketua Majelis Komisioner Arya Sandhiyudha, didampingi oleh Anggota kiri Handoko Agung Saputro dan Anggota kanan Gede Narayana.

Sidang ini dihadiri oleh Pemohon M. Nasir Day, Ketua Lembaga Pengembangan Jasa dan Konstruksi, serta pihak Termohon dari Kementerian PUPR.

Salah satu poin penting dalam sidang ini adalah permohonan dari Termohon untuk menunda sidang guna mempersiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan. Meskipun demikian, agenda sidang tetap harus berjalan mengingat urgensi pembahasan proyek pengembangan infrastruktur.

Pemohon M. Nasir Day menekankan pentingnya percepatan proses serah terima proyek antara Kementerian PUPR dan Pemerintah Kota terkait tiga proyek dari PT (WK HK AK). Selain itu, dia juga mengajukan permohonan dokumen pengadaan barang dan jasa, terutama terkait metode pelaksanaan dan syarat teknis.

Ketua Majelis Komisioner Arya Sandhiyudha mengajukan pertanyaan terkait masalah Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dalam proyek konstruksi. Dia menyoroti pentingnya metode pelaksanaan dan syarat teknis dalam mengurangi risiko kecelakaan.

Pemohon juga meminta penugasan tenaga ahli yang diperlukan dalam proyek tersebut. Mereka menekankan bahwa kecelakaan dalam proyek-proyek sebelumnya, terutama yang berasal dari tahun 2019, menunjukkan urgensi peningkatan keselamatan kerja.

Anggota Kiri Handoko Agung Saputro memberikan pandangan bahwa banyak kecelakaan berasal dari masalah barang dan jasa. Dia meminta bukti-bukti konkret seperti foto atau berita sosial yang menunjukkan keadaan di lapangan sebagai bahan pembahasan lebih lanjut.

Dalam kesimpulannya, Ketua Arya Sandhiyudha menggaris bawahi bahwa selain masalah K3, aspek lain seperti Andalalin dan AMDAL juga menjadi perhatian penting. Hal ini menegaskan bahwa pembahasan di sidang ini tidak terbatas pada apa yang telah dibaca atau didengar sebelumnya, tetapi juga mengakomodasi fakta-fakta baru yang terungkap.

Dengan latar belakang M. Nasir Day sebagai Ketua Lembaga Pengembangan Jasa dan Konstruksi serta kontraktor dan direktur BUMD, sidang ini menunjukkan keseriusan dalam meningkatkan keselamatan dan kualitas dalam proyek konstruksi untuk kesejahteraan masyarakat.