KI PUSAT TANGANI DUA SENGKETA INFORMASI DENGAN PEMOHON DARI KALANGAN MAHASISWA


Komisi Informasi (KI) Pusat menangani dua sengketa informasi dengan pemohon kedua-duanya dari kalangan mahasiswa. Kedua persidangan sengketa informasi itu ditangani oleh Ketua Majelis Komisioner (MK) Gede Narayana beranggotakan Hendra J Kede bersama Muhammad Syahyan didampingi Panitera Pengganti (PP) masing-masing Indra Hasby dan Eni Fajar, Jumat (28/08/2020).
Pada persidangan pertama dengan register 032/VII/KIP-PS/2019 antara Permohon Sihaloho & Co. Law Firm terhadap Termohon Politeknik Keuangan STAN (Sekolah Tinggi Administrasi Negara). Sihaloho & Co. Law Firm mendapatkan kuasa dari ratusan mahasiswa STAN diantaranya, Indrajit Bayu Aji, Fahriniko Pangestu Kurdi, Manggita Agung Siregar, Andhika Wiratama Gusmar, Aditya Aji Pamungkas, Aditya Nugraha.
Pemohon mengajukan permohonan informasi melalui surat tertanggal 20 Juni 2019 perihal permohonan informasi rincian nilai dan lembar jawaban mahasiswa STAN pada tahun akademik 2018/2019 yang menjadi dasar Surat Pengumuman Nomor: PENG-39/PKN/2019 tentang Perubahan Kedua atas Pengumuman Direktur PKN STAN Nomor: PENG-20/PKN/2019 tentang Kelulusan Mahasiswa Semester Ganjil Program Studi Diploma I, Diploma III dan Diploma IV Politeknik Keuangan Negara STAN Tahun Akademik 2018/2019 tertanggal 13 Maret 2019 yang diterima oleh Termohon (Idris) pada tanggal 21 Juni 2019.
Sedangkan pada persidangan kedua adalah register 028/V/KIP-PS/2019 Pemohon Individu Samsul Bahri Nasution (Mahasiswa UPI YAI) terhadap Universitas Persada Indonesia YAI. Adapun Informasi yang dimohonkan adalah, diantaranya informasi dokumen peraturan tentang Pendidikan Profesi dan Magister Psikologi di YAI, informasi tentang kriteria penilaian ujian PKPP, standar penilaian ujian PKPP beserta bobot nilai, dan peraturan tentang kewenangan penilaian ujian dosen pembimbing dan penguji himpsi.
Untuk persidangan kedua ini, para pihak menyatakan bersedia untuk melaksanakan mediasi yang akan dilakukan oleh mediator KI Pusat. Sedang pada persidangan pertama, pihak termohon menyatakan informasi yang diminta oleh pemohon adalah informasi yang dikecualikan sehingga MK memutuskan untuk melanjutkan dengan persidangan tertutup pada sidang berikutnya.(Laporan/Foto: Karel Salim)

About Author

Connect with Me:

Leave a Reply