KIP:Gerakan Klik Serentak Upaya Transparansi Pilkada

Komisioner Komisi Informasi Pusat Muhammad Syahyan menilai, Gerakan Klik Serentak (GKS) tanda dimulainya pelaksanaan pencocokan dan penelitian (Coklit) daftar pemilih yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI merupakan langkah positif untuk meningkatkan kualitas daftar pemilih dan upaya mewujudkan pilkada yang transparan. Upaya tersebut, kata Syahyan, usai acara GKS di kantor KPU RI, Rabu (15/7) kemarin, sejalan dengan apa yang menjadi harapan Komisi Informasi agar pelaksanaan pemilihan kepala daerah yg akan digelar di 9 provinsi, 224 kabupaten dan 37 kota tahun 2020 berlangsung secara jujur, adil dan terbuka/transparan. Menurut Syahyan, salah satu upaya dilakukan Komisi Informasi mendorong agar pelaksanaan pilkada serentak 2020 mendatang berlangsung jujur, adil dan transparan serta hak masyarakat untuk mendapatkan informasi terkait pilkada terpenuhi, yakni dengan menetapkan Peraturan Komisi Informasi Nomor: 1 Tahun 2019 tentang Standar Layanan dan Prosedur Penyelesaian Sengketa Pemilu dan Pemilihan. Dijelaskannya, dalam Perki tersebut, penyelenggara pemilu atau pilkada wajib untuk mengumumkan informasi yg sifatnya terbuka ke publik sekurang-kurangnya informasi terkait tahapan, program, jadwal penyelenggaraan pilkada, hasil setiap tahapan, syarat calon dan pencalonan kepala daerah dan informasi lain terkait penyelenggaraan pilkada.
Selain itu, sebut Syahyan, Komisi Informasi yg diberi tugas mengawal keterbukaan informasi juga melakukan monitoring dan evaluasi terhadap penyelenggara pilkada memastikan apakah lembaga tersebut menjalankan amanah UU Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. “Publik dijamin haknya untuk mendapatkan informasi terkait pilkada. Keterbukaan informasi pilkada adalah salah satu upaya meningkatkan kualitas pilkada yg demokratis,” tegas Syahyan.
Ketua KPU RI Arief Budiman mengatakan, Gerakan Klik Serentak yg dilaksanakan tanggal 15 Juli 2020 merupakan jadwal dimulainya pelaksanaan kegiatan pencocokan dan penelitian (Coklit) untuk meningkatkan kualitas daftar pemilih dan memastikan daftar pemilih tersusun dengan baik. Masyarakat katanya dapat mengecek datanya dalam daftar pemilih melalui situs resmi www.lindungihakpemiliku.kpu.go.id. pada acara GKS kemarin Ketua KPU Arief Budiman langsung mengecek data ketua Bawaslu RI Abhan dan Komisioner KIPusat M. Syahyan yg daerahnya menggelar pilkada 2020 mendatang di situs tetsebut. Setelah dicek, benar kedua data komisioner tersebut masuk dalam daftar pemilih pilkada 2020. Pada kesempatan itu, Ketua Bawaslu RI Abhan berharap Bawaslu memiliki akses yg cukup dalam kegiatan kampanye virtual yg digelar KPU. Selain kampanye virtual, Abhan berharap ada kampanye konvensional dengan tetap mengikuti protokol kesehatan covid-19. (Laporan :Karel Salim/Foto Abdul Rahman).
,

About Author

Connect with Me:

Leave a Reply